ブログ
BLOG
2025.12.31
Mengapa Keberadaan PGRI Masih Relevan Hingga Sekarang
Mengapa Keberadaan PGRI Masih Relevan Hingga Sekarang
Pendahuluan
1. Menjaga Persatuan dan Solidaritas Guru
Guru tersebar di seluruh pelosok negeri dengan latar belakang berbeda. PGRI menjadi wadah pemersatu, sehingga guru:
-
Tidak bekerja sendiri
-
Memiliki jaringan solidaritas yang kuat
-
Bisa menyuarakan aspirasi secara kolektif
Persatuan ini menjadi fondasi penting bagi kekuatan profesi guru.
2. Perjuangan Kesejahteraan Guru
Sejak dulu hingga kini, PGRI berperan memperjuangkan:
-
Tunjangan profesi dan kesejahteraan guru
-
Perlindungan bagi guru honorer
-
Hak-hak profesional lainnya
Tanpa PGRI, upaya kolektif ini akan sulit tercapai, dan guru akan menghadapi ketidakpastian dalam profesinya.
3. Penguatan Profesionalisme Guru
PGRI mendorong peningkatan kompetensi guru melalui:
-
Pelatihan dan workshop
-
Forum diskusi dan refleksi pendidikan
-
Penegakan kode etik profesi
Dengan dukungan ini, guru tetap adaptif dan berkualitas di tengah perubahan pendidikan.
4. Perlindungan Hukum dan Moral
Guru tidak lepas dari risiko konflik, tekanan administratif, atau kriminalisasi. PGRI memberikan:
-
Pendampingan hukum
-
Advokasi profesional
-
Pembelaan martabat guru
Perlindungan ini membuat guru lebih fokus mengajar dan merasa dihargai.
5. Mitra Strategis Pemerintah dalam Kebijakan Pendidikan
PGRI menyuarakan:
-
Masalah guru di lapangan
-
Masukan terkait kebijakan pendidikan
-
Saran praktis untuk implementasi program
Keberadaan PGRI membantu membuat kebijakan pendidikan lebih realistis dan berpihak pada guru serta peserta didik.
Kesimpulan
Keberadaan PGRI masih relevan hingga kini karena:
-
Menjaga persatuan dan solidaritas guru
-
Memperjuangkan kesejahteraan guru
-
Menguatkan profesionalisme dan kompetensi
-
Memberikan perlindungan hukum dan moral
-
Menjadi mitra strategis pemerintah
PGRI bukan hanya organisasi historis, tetapi fondasi penting bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Mendukung PGRI berarti mendukung guru, dan mendukung guru berarti menjaga masa depan bangsa
